Rabu, 30 Desember 2015
Kalau dulu Bung Karno bilang, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Sekarang kita bilang, “Beri aku satu remaja, pusing awak dibuatnya.”
Walau tulisannya lumayan panjang, kukira ini salah satu kunci jawaban
permasalahan parenting (mendidik anak). Semakin dibaca semakin ngena.
Penasaran dg buku2 beliau.
===================================
Mengaqil baligh-kan anak
Materi pertama dari Psikolog lulusan UI, Drs. Adriano Rusfi, S.Psi atau
yang sering di sapa Bang Aad. Beliau menyampaikan materi Melahirkan
Generasi Aqil Baligh untuk Peradaban Indonesia yang Lebih Hijau dan
Lebih Damai.
Konsultan SDM dan Pendidikan Independen yang pernah
menjadi Pimpinan Umum Majalah Ummi ini membuka materi dengan pertanyaan:
“Apa yang membuat anak-anak kita tertarik dengan ISIS atau NII? Mengapa
seorang anak usia 13 tahun bisa mengendarai mobil balap dan menewaskan
banyak orang? Mengapa tawuran? Mengapa pakai narkoba?”
Berdasarkan
pengalaman beliau bekerja pada BNN di bagian prevensi, penangkapan
ternyata hanya memiliki efek keberhasilan 2%. Bahkan rehabilitasi
tingkat keberhasilannya hanya 6%. Artinya jika 100 orang di
rehabilitasi, 94 orang akan kembali jadi pemakai.
Kalau dulu Bung
Karno bilang, “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Sekarang kita bilang, “Beri aku satu remaja, pusing awak dibuatnya.”
Pemuda memang identik dengan semangat perubahan. Ini merupakan salah
satu penyebab mengapa pada masa Rasullullah, Islam lebih berkembang di
Madinah daripada di Mekah. Saat itu di Madinah lebih banyak penduduk
mudanya, dibandingkan dengan Mekah yang lebih banyak penduduk berusia
lanjutnya.
Di masa awal kemerdekaan, kita bisa lihat bagaimana
para pemuda seperti Bung Karno, HOS Cokroaminoto, dan lain-lain mampu
memimpin perundingan antar negara pada usia mudanya. Mereka menyerukan
sumpah pemuda untuk mempersatukan bangsa. Tercatat dalam sejarah
bagaimana geniusnya mereka memilih bahasa melayu yang egaliter sebagai
bahasa persatuan.
Lantas mengapa kualitas generasi muda kita menurun?
Konsep remaja
Istilah remaja itu adalah istilah yang dikenal pada akhir abad 19.
Sebelumnya tidak ada istilah itu. Dalam sebuah penelitian ilmiah pada
suku-suku terasing di Samoa, Papua, Baduy dalam, ciri-ciri keremajaan
itu tidak tampak pada masyarakat disana. Dalam dunia kedokteran hanya
ada istilah Pedagogi untuk anak dan Andragogi untuk Dewasa. Tidak ada
istilah remaja.
Remaja dalam fenomena sosial sekarang lebih
merupakan tragedi. Sebuah generasi banci sosial, tidak produktif, bahkan
konsumtif dan destruktif, bukan anak tapi belum dewasa.
Kalau anak minta duit, kita bilangnya “Kamu sudah besar, minta duit melulu”
Kalau anak minta kawin, kita bilangnya “Kamu masih kecil, sudah minta kawin”
Konsep remaja itu mendapat pembenaran ilmiah, sosial bahkan agama. Kita
jadi mengenal istilah remaja mesjid. Di sini lemahnya science yang
hanya bicara soal fakta. Jika dalam populasi ada 10% banci, maka kita
akan menyebutkan bahwa jenis kelamin itu ada 3. Demikian juga dengan
remaja, yang sebenarnya tidak ada.
Aqil Baligh dalam Islam
Islam mengenal istilah Aqil Baligh. Baligh adalah kedewasaan fisik,
sedangkan Aqil adalah kedewasaan mental. Masalah terjadi ketika Baligh
dan Aqil ini tidak sepaket. Baligh berhubungan dengan nutrisi. Para
bunda over sukses dengan memberi nutrisi pada anak, sehingga kini masa
baligh bisa terjadi pada usia sangat dini seperti 9 tahun.
Sedangkan Aqil berhubungan dengan kedewasaan mental, yang menurut teori
psikologi makin lama makin lambat munculnya. Kedewasaan mental kini
muncul di usia 22-24 tahun. Di sinilah masalah muncul. Kita pun mengenal
istilah remaja. Sudah Baligh tapi belum Aqil. Terciptalah periode
transisional dalam rentang yang panjang. Dalam Al Quran juga disebutkan
mengenai perlunya kita berlindung dari masa-masa transisi seperti ini.
Dalam Islam, Aqil dan Baligh disiapkan dalam 1 paket. Tidak bisa
dipisah-pisah. Paling lambat usia 15 tahun Aqil dan Baligh itu sudah
bisa tercapai. Bagaimana caranya? Siapa yang bertanggung-jawab
meng-aqilbaligh-kan anak?
Perlu dipahami bahwa penanggung jawab
utama pendidikan adalah ayah. Bukan bunda! Bunda adalah pelaksana
pendidikan. Dalam sejumlah referensi islami ditemukan tokoh parenting
yang terkenal adalah laki-laki.
Ada nama Lukmanul Hakim, seorang
budak berkulit hitam yang petuah-petuahnya untuk anak-anaknya menjadi
referensi parenting hingga kini. Namanya bahkan diabadikan dalam Al
Quran.
Saat ini, sebagai korban revolusi industri, para ayah menjadi
sekedar buruh. Jangan berlindung dibalik kualitas, padahal kuantitas
kurang. Tidak ada kualitas tanpa kuantitas yang cukup.
Bersama
para pakar parenting lain, Bang Aad terpikir juga untuk menciptakan
model ayah bekerja cukup dengan 4 jam sehari, sehingga memiliki waktu
lebih untuk mendidik anak-anaknya. Tapi jangan juga jadi ayah yang
serakah. “Kalau 4 jam saya dapat 30 juta, berarti dalam 8 jam bisa dapat
60 juta nih.”
Terkadang para Ayah pulang bawa gaji, “Ini uang bulan
ini, cukup-cukupin ya.” Lantas petantang petenteng seolah bisa menjajah
seisi rumah karena merasa pencari nafkah.
Salah satu masalah
berat dalam rumah tangga adalah tanggung jawab pendidikan anak, bukan
urusan cari uang. Makanya pikir matang-matang kalau mau berpoligami.
Tugas pengajaran bisa didelegasikan ke sekolah, namun tugas pendidikan
tetap di rumah. Sekolah tidak bisa dijadikan tulang punggung pendidikan
anak. Sekolah berasal dari bahasa latin Schole yang artinya waktu luang.
Jadi dari sejarahnya, sekolah adalah sekedar kegiatan mengisi waktu
luang disela-sela kegiatan utama mereka bermain menghabiskan masa
anak-anak mereka. Kini sekolah menjadi salah kaprah dengan berubah
sebagai kegiatan utama tempat orang tua buang anak. Sehingga orang
tua-nya bisa tenang mencari uang untuk bayar sekolah. Sebuah ironi.
Jadikan dalam satu paket, cintai kebenaran dan benci pada kebatilan. Jangan dipisah-pisah.
Kenapa sholat rajin, buang sampah sembarangan juga rajin?
Kenapa puasa senin-kamis, zina juga senin kamis?
Ini karena kita sekedar melatih pembiasaan. Biasa sholat, biasa puasa, tapi tidak biasa buang sampah pada tempatnya.
Kita lebih mengutamakan ibadah dan ahlak, sementara akidah tertinggal
dibelakang. Ibadah dan ahlak ini yang menjadi jualan sekolah-sekolah
sekarang karena itu yang mudah terlihat dan terukur. Padahal yang
penting itu akidah atau pondasinya. Namanya juga pondasi, sering tidak
kelihatan pada awalnya.
Sekolah akan mengajarkan sholat, tapi tidak
bisa bertanggung jawab untuk kedewasaan anak. Terkadang terasa ada yang
aneh ketika mendengar komentar, “Tolong doakan anak saya yang baru lulus
dan sudah hafizd Quran, semoga mendapatkan pekerjaan.”
Pendidikan
kedewasaan itu memerlukan ikatan batin. Beda di elus oleh ibu dengan
dielus oleh guru. Saat dielus ibu, antibodi si anak bekerja.
Allah
menitipkan hikmah pada orang tua untuk anak-anaknya. Dan itu tidak bisa
didelegasikan pada siapapun. Dengan harga berapapun.
Saya jadi ingin menambahkan status facebook keren Bang Aad, 1 Desembar 2015 lalu,
Dulu, saat anak-anak temannya telah bisa membaca AlQur'an ketika
berusia 3 tahun, dia hanya berkisah pada anaknya tentang indahnya
AlQur'an
Dulu, saat anak-anak temannya telah terlatih shalat ketika
berusia 5 tahun, dia hanya bercerita pada anaknya betapa indahnya
perintah Allah
Dulu, saat anak-anak temannya telah hafal hadits
Arba'in ketika berusia 7 tahun, dia hanya berkisah pada anaknya tentang
indahnya Rasulullah
Kini, saat teman-temannya berkeluh-kesah tentang anak-anaknya, dia asyik terpesona menyaksikan indahnya Islam pada diri ananda
Libatkan anak dalam masalah
Pria kelahiran 1964 ini pernah punya status viral mengenai menikah.
Kalau kita masukkan nama Adriano Rusfi di Google, akan nongol tulisan
ini.
“Saya baru punya mobil usia 42 tahun. Rumah baru punya 2
tahun lalu, sebelumnya ngontrak”, kata lulusan psikologi UI kelahiran
tahun 1964 ini.
Dulu teman-temannya bilang, “Lu makanya yang fokus dong cari duit.”
Kalau sekarang teman-teman kagum dan bilang, “Lu bakatnya banyak banget
sih?” Bang Aad sekarang bisa membalas “Mungkin dulu Lu kecepetan fokus
sih.”
Generasi dewasa hijau perlu digerakkan hatinya, jangan hanya
otak. Akal sehat tidak identik dengan kecerdasan akademis. Perilaku
hijau adalah perilaku perduli pada sesama.
Salah satu cara yang
disampaikan Bang Aad adalah dengan tidak menyembunyikan masalah dari
anak. Rem masa baligh anak dengan membantu orang tua menyelesaikan
masalahnya.
Pada masa kecil Rasulullah ia adalah penggembala
ternak. Beliau melatih empatinya dengan memelihara binatang. Saat ini
kita bisa begitu alergi dengar kata ‘gembala’ atau bahkan ‘bunda’.
Padahal sebenarnya arti gembala itu adalah memuliakan, memakmurkan.
Jadi kurang tepat juga ketika mengatakan, “Biar Ayah saja yang
menderita, kamu belajar saja yang rajin.” Pria yang sempat mengurus
Sistem kaderisasi Mesjid Salman dan Orientasi Mahasiswa Baru ITB ini
menyebutkannya sebagai kalimat kurang ajar. Mengapa si ayah tidak
mengijinkan anaknya mengikuti jalan suksesnya? Tidak ada sejarahnya
orang sukses hanya dari gelimangan kemudahan.
“Supaya beban
finansial saya cepat beres, saya fokus meng-aqilbaligh-kan anak”. Anak
Bang Aad dari usia SMP sudah menjadi loper koran, membuka jasa servis
tamiya, membantu scoring lembar psikotest. Sehingga anak jadi timbul
empatinya.
Setiap permintaan akan dimulai dengan pertanyaan: “Abi ada duit nggak?”
Apapun yang anak minta harus 10% uang dia. Bang Aad cerita bagaimana
anaknya ingin sepeda motor. “Bebas boleh pilih yang mana saja, asal 10%
uang sendiri.” Anaknya jadi mikir juga. Yang 16 juta, harus ada 1,6
juta. Akhirnya si anak memilih yang 9 juta saja, karena merasa mampu
menyediakan 10%-nya. Abi senang, anak senang.
Konglomerat
Tionghoa itu sadis-sadis sama anaknya. Kalau anak mereka minta
macam-macam, jawabnya “Sudah bagus Bapak kasih segitu.” Kita saja yang
Melayu ini suka memanjakan anak. Bang Aad sempat bercerita tentang
tetangganya yang pengusaha kaya raya. Ketika hujan, ia memberikan payung
buat anaknya supaya jadi ojek payung.
Ketika anak sudah memasuki
usia aqil baligh, anak dikasih tahu. “Kamu ini sebenarnya sudah bisa
Ayah suruh pindah, tapi sekarang masih boleh tinggal dirumah. Hanya
statusnya numpang. Numpang makan, numpang tidur. Jadi tau diri lah
sebagai penumpang. Baik-baik sama tuan rumah.”
Ajari anak cari uang,
ajari anak berorganisasi. Libatkan anak dengan masalah. Anak mulai bisa
diajarkan kemandirian saat usia diatas 7 tahun.
“Setiap anak
dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang akan
menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” Yakinlah setiap
anak sudah terlahir muslim. Itu sudah fitrahnya. Didik anak dengan penuh
optimis, tidak perlu rekayasa. Dan jangan lupa untuk meminta kepada
Allah melengkapi kekurangan kita dalam mendidik anak-anak.
Kamis, 30 Juli 2015
Senin, 06 April 2015
Bisnis Kayu Dalam Genggaman Anda
Modal Kecil Hasil Besar, Profit Rata-rata 69 % per Tahun Apalagi Kalau Bukan Bisnis Kayu, Coba simak ini..
Tahukah Anda bahwa harga kayu terus naik sepanjang tahun dan tidak pernah turun dari waktu ke waktu
Tingginya kebutuhan hasil olahan kayu membuat banyak pengusaha kayu memutar otak untuk mendapatkan bahan baku walaupun dengan berbagai cara. Pengepul-pengepul kecil pun saat ini sudah mulai resah untuk mendapatkan pohon untuk dibeli. Banyaknya pengusaha kayu dan pembeli kayu yang saling berebut membuat harga kayu semakin hari semakin naik
Kayu ukuran kecil sekalipun laku di jual dengan harga tinggi
Kayu dengan diameter 15 cm dengan panjang potongan 130 cm sekarang sudah masuk ke pabrik untuk diolah menjadi berbagai hasil produksi seperti pensil, sumpit, bahan triplek, korek api, playwood, papan, kaso dan sebagainya.
Tahukah Anda bahwa pembalakan liar sekali pun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industri kayu saat ini, apa lagi nanti 1 tahun atau 10 tahun mendatang ?
Berdasarkan informasi dari Kompas.com, Dari tahun 2009 sampai 2013 Indonesia kurang lebih sudah kehilangan 4,6 Juta hektare Hutanya. Hal yang lebih mengerikan lagi dengan angka ini berarti Indonesia kehilangan hutan seluas tiga lapangan bola dalam setiap menitnya.
Hingga saat ini Indonesia hanya menyisakan kurang lebih 80 jutaan hutan yang dibagi menjadi empat pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Irian Jaya. Inilah yang menjadi penyebab pemerintah mengeluarkan larangan penebangan hutan alam.
Pembalakan liar mengakibatkan kerusakan ekosistem dan keseimbangan fungsi alam yang mengakibatkan banyak bencana alam, Banjir dan bencana alam adalah tanggung jawab kita
Saat ini, Industri kayu di Indonesia sudah mulai kesulitan mendapatkan bahan baku untuk produksi ditambah dengan adanya regulasi pemerintah yang membatasi penggunaan kayu dari Hutan Alam, seperti menurut Bapak Zulkifli Menteri Kehutanan RI (2009-2014).
Berdasarkan informasi dari Liputan6.com, yaitu kebijakan pemerintah yang
menentang ilegal loging membuat para Industri kayu gerah dan semakin
kesulitan mendapatkan bahan baku. Menurut beberapa sumber di Internet
menunjukkan bahwa Industri kayu Indonesia mengalami pemerosotan yang
tajam sejak 2006. Semua permasalahan ini justru menjadikan sebuah
peluang emas bagi kita untuk mengembangkan bisnis di sektor kehutanan
dengan keuntungan rata rata 69 % per tahun belum termasuk dari hasil
pengembangan bisnisnya seperti yang saya lakukan. Nah, Selanjutnya....
Tingginya kebutuhan hasil olahan kayu membuat banyak pengusaha kayu memutar otak untuk mendapatkan bahan baku walaupun dengan berbagai cara. Pengepul-pengepul kecil pun saat ini sudah mulai resah untuk mendapatkan pohon untuk dibeli. Banyaknya pengusaha kayu dan pembeli kayu yang saling berebut membuat harga kayu semakin hari semakin naik
Kayu ukuran kecil sekalipun laku di jual dengan harga tinggi
Kayu dengan diameter 15 cm dengan panjang potongan 130 cm sekarang sudah masuk ke pabrik untuk diolah menjadi berbagai hasil produksi seperti pensil, sumpit, bahan triplek, korek api, playwood, papan, kaso dan sebagainya.
Tahukah Anda bahwa pembalakan liar sekali pun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industri kayu saat ini, apa lagi nanti 1 tahun atau 10 tahun mendatang ?
Berdasarkan informasi dari Kompas.com, Dari tahun 2009 sampai 2013 Indonesia kurang lebih sudah kehilangan 4,6 Juta hektare Hutanya. Hal yang lebih mengerikan lagi dengan angka ini berarti Indonesia kehilangan hutan seluas tiga lapangan bola dalam setiap menitnya.
Hingga saat ini Indonesia hanya menyisakan kurang lebih 80 jutaan hutan yang dibagi menjadi empat pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Irian Jaya. Inilah yang menjadi penyebab pemerintah mengeluarkan larangan penebangan hutan alam.
Pembalakan liar mengakibatkan kerusakan ekosistem dan keseimbangan fungsi alam yang mengakibatkan banyak bencana alam, Banjir dan bencana alam adalah tanggung jawab kita
Saat ini, Industri kayu di Indonesia sudah mulai kesulitan mendapatkan bahan baku untuk produksi ditambah dengan adanya regulasi pemerintah yang membatasi penggunaan kayu dari Hutan Alam, seperti menurut Bapak Zulkifli Menteri Kehutanan RI (2009-2014).
Kebijakan ini menjadikan sebuah peluang bagi pelaku bisnis Hutan Tanaman
Bagaimana mendapatkan lahan yang cocok dan cara menanam serta mengelolanya dengan baik ?
Sambutan Walikota Tebing Tinggi Tentang I-gist
Penanaman Lahan Konservasi Tebing Tinggi
Penanaman Lahan Konservasi Tebing Tinggi Dalam GERAKAN AMANKAN BUMI
Acara Penanaman Lahan konvervasi I-Gist yang berlangsung di lahan kritis kota Tebing Tinggi pada hari Sabtu, 22 Februari 2014 berlangsung lancar. Acara ini dihadiri langsung oleh Bapak Walikota Tebing Tinggi, Bpk. Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM beserta para jajaran petingginya. Acara yang dibuka oleh Komisaris PT Global Agro Bisnis, Bpk. Hendrayana Sukatma mendapat sambutan yang sangat antusias dari para tamu undangan dalam melalukan gerakan amankan bumi
Untuk ceremonial penanaman dilaksanakan sendiri oleh Bpk. Walikota Tebing Tinggi Bpk. Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM dan Komisaris PT Global Agro Bisnis, Bpk. Hendrayana Sukatma. Semoga semakin banyak simpatisan Green Warrior dari Tebing Tinggi, yang akan menghijaukan bumi Indonesia tercinta ini...
Penanaman Lahan Konservasi Malang
Penanaman Lahan Konservasi Malang dan Piagam Penghargaan Untuk Green Warrior Malang

Acara Hari Menanam Pohon Indonesia ( HMPI ) 2013 yang diselenggaran oleh Pemerintah Kabupaten Malang bertajuk “ Pelestarian Pohon dan Satwa “ di laksanakan di Taman Puspa , Jalur Lintas Barat - KEPANJEN – KAB . MALANG .
dimulai pukul 07.30 Wib , acara yang dibuka oleh Bupati Kab.Malang Bpk H. Rendra Kresna ini , di hadiri kurang lebih 600 peserta . yang terdiri dari jajaran instansi pemerintahan kabupaten malang , TNI , Dandim Kab.Malang, Kapolres Malang ,Kelompok Tani Kabupaten Malang , Perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup ( BLH ) Malang , Perwakilan Pramuka Se Malang Raya , perwakilan pelajar Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi se Malang Raya, juga dari beberapa LSM Baik Kota maupun Kabupaten Malang , dan Green Warrior Foundation Malang .
.
Dalam acara ini Bupati Malang Bpk H. Rendra Kresna , juga menyempatkan berfoto dan berbincang dengan rekan – rekan Green Warrior Foundation Malang , yang di wakili Oleh Executive Leader Club Bpk Lukmanutomo dan Bpk Pujo Kismanto , dalam pembicaraan tersebut beliau juga menyampaikan apresiasinya atas peran serta Green Warrior untuk Gerakan Penanaman pohon di Malang dan Sekitar nya .
Dan sebagai simbolis acara tersebut , pemerintah kabupaten malang , membuatkan Papan Nama Green Warrior Foudation yang di pasang di depan Taman Puspa- Kepanjen Kab. Malang sebagai tanda turut serta dalam pelestarian Lingkungan Hidup dari Green Warrior Foundation dalan penanaman Pohon Indonesia yang di laksanakan di Kabupaten Malang.
Piagam Penghargaan kepada GREEN WARRIOR FOUNDATION MALANG
dalam satu GERAKAN AMANKAN BUMI
Dalam memperingati " Hari Menanam Pohon Indonesia " yang tepat pada tanggal 28 November , PT.Global Media Nusantara dan PT.Global Agro Bisnis melalui Green Warrior Foundation dari Kota Malang , ikut ambil bagian dalam acara tersebut , untuk menyumbangkan kurang lebih 3000 pohon dan pembuatan taman kota kepada pemerintah kabupaten Malang , untuk selanjutnya di berikan kepada Klompok Tani, dan Masyarakat yang dimana pohon – pohon sumbangan tersebut ditanamkan di Lokasi Taman Puspa - Jalur Lintas Barat - Kepanjen Malang dan di beberapa titik lokasi penanaman di kabupaten Malang.
Acara Hari Menanam Pohon Indonesia ( HMPI ) 2013 yang diselenggaran oleh Pemerintah Kabupaten Malang bertajuk " Pelestarian Pohon dan Satwa " di laksanakan di Taman Puspa , Jalur Lintas Barat - KEPANJEN – KAB . MALANG.
Pada acara tersebut BLH Kabupaten Malang memberikan PIAGAM PENGHARGAAN kepada Komunitas Green Warrior Foundation Malang. Ayo Hijaukan Bumi Indonesia..!!
Dalam memperingati " Hari Menanam Pohon Indonesia " yang tepat pada tanggal 28 November , PT.Global Media Nusantara dan PT.Global Agro Bisnis melalui Green Warrior Foundation dari Kota Malang , ikut ambil bagian dalam acara tersebut , untuk menyumbangkan kurang lebih 3000 pohon dan pembuatan taman kota kepada pemerintah kabupaten Malang , untuk selanjutnya di berikan kepada Klompok Tani, dan Masyarakat yang dimana pohon – pohon sumbangan tersebut ditanamkan di Lokasi Taman Puspa - Jalur Lintas Barat - Kepanjen Malang dan di beberapa titik lokasi penanaman di kabupaten Malang.
Acara Hari Menanam Pohon Indonesia ( HMPI ) 2013 yang diselenggaran oleh Pemerintah Kabupaten Malang bertajuk " Pelestarian Pohon dan Satwa " di laksanakan di Taman Puspa , Jalur Lintas Barat - KEPANJEN – KAB . MALANG.
Pada acara tersebut BLH Kabupaten Malang memberikan PIAGAM PENGHARGAAN kepada Komunitas Green Warrior Foundation Malang. Ayo Hijaukan Bumi Indonesia..!!

THE SECRET OF SUCCESS
“RAHASIA SUKSES DENGAN MEMANFAATKAN ALAM SEMESTA”
Pembicara : Bapak H. Wira Pradana, ST
Apakah Anda ingin mengetahui rahasia yang tidak banyak orang tahu?
Apakah Anda ingin mengetahui rahasia bagaimana menarik sesuatu yang Anda inginkan menjadi Anda miliki?
Apakah Anda juga ingin mengetahui dahsyatnya kekuatan pikiran Anda?
Rahasia-rahasia di atas dan rahasia-rahasia sukses lainnya dapat Anda ketahui melalui CD The Secret ini.
Segera, miliki CD-nya sekarang juga
dan simak rahasia-rahasia yang dapat mengubah hidup Anda!
Ssst...rahasia ya...
SEGERA ORDER KE KAMI DENGAN HUBUNGI HP:0813-7003-2277 untuk mendapatkan CD The Secret ini (berisi 3 CD Audio) seharga Rp.200.000,-
Pembicara : Bapak H. Wira Pradana, ST
Apakah Anda ingin mengetahui rahasia yang tidak banyak orang tahu?
Apakah Anda ingin mengetahui rahasia bagaimana menarik sesuatu yang Anda inginkan menjadi Anda miliki?
Apakah Anda juga ingin mengetahui dahsyatnya kekuatan pikiran Anda?
Rahasia-rahasia di atas dan rahasia-rahasia sukses lainnya dapat Anda ketahui melalui CD The Secret ini.
Segera, miliki CD-nya sekarang juga
dan simak rahasia-rahasia yang dapat mengubah hidup Anda!
Ssst...rahasia ya...
SEGERA ORDER KE KAMI DENGAN HUBUNGI HP:0813-7003-2277 untuk mendapatkan CD The Secret ini (berisi 3 CD Audio) seharga Rp.200.000,-
Manfaat Green Property I-Gist
Green Property I-Gist
Momentum bisnis perkayuan sangat baik karena kebutuhan kayu yang sangat tinggi dan terus menerus, sedangkan suplai sangat rendah sehingga harga kayu cenderung meningkat setiap tahunnya. Dengan kata lain, kayu merupakan properti yang tidak kalah nilainya jika dibandingkan properti lainnya berupa tanah dan bangunan.

Berikut adalah perbandingan antara Bisnis Properti Umum dan Green Property
GREEN PROPERTY
|
PROPERTY UMUM
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Selain itu, mengembangkan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) melalui "Green Property" akan mendapatkan banyak fasilitas-fasilitas yang dapat memudahkan dan menguntungkan Anda, misalnya :
1.Gratis pencarian lahan
2.Gratis penanaman dan perawatan sampai dengan masa panen
3.Gratis pengurusan legalitas dan sertifikasi
4.Gratis pendampingan tenaga ahli
5.Gratis sistem monitoring dan pelaporan
6.Gratis tenaga ahli dari pusat litbang kementerian kehutanan RI
7.Gratis penggantian pohon jika pohon mati, rusak, hilang, dan akibat bencana alam (syarat dan ketentuan berlaku)
BERGABUNG DENGAN PROGRAM GREEN PROPERTY I-GIST SEKARANG JUGA,BERBISNIS GREEN PROPERTI SEKALIGUS IKUT MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DAN POTENSI HASILNYA LUAR BIASA
alam waktu yang tidak terlalu lama Cluster Green Property sudah banyak yang terjual, berikut beberapa cluster yang sudah terjual :
Cluster yang tersedia saat ini per aktivasi 21 Maret 2014 adalah Cluster di daerah Sinar Jaya, Kecamatan Bungbulang - Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat

UPDATE CLUSTER LAHAN I-GIST YANG DIJUAL PER 1 DESEMBER 2014
NAMA LAHAN: SINGAJAYA - GARUT
CLUSTER: CLUSTER 38 - 48
ALAMAT: DESA MEKAR TANI KECAMATAN SINGAJAYA KABUPATEN GARUT
STATUS: HAK GUNA LAHAN
JUMLAH CLUSTER: 11
LUAS PER CLUSTER: 1 Ha
SUDAH TERTANAM POHON JABON SEBANYAK:
JUMLAH POHON PER CLUSTER: 700 POHON
TOTAL JUMLAH POHON: 7700 POHON
NAMA LAHAN: SINGAJAYA - GARUT
CLUSTER: CLUSTER 38 - 48
ALAMAT: DESA MEKAR TANI KECAMATAN SINGAJAYA KABUPATEN GARUT
STATUS: HAK GUNA LAHAN
JUMLAH CLUSTER: 11
LUAS PER CLUSTER: 1 Ha
SUDAH TERTANAM POHON JABON SEBANYAK:
JUMLAH POHON PER CLUSTER: 700 POHON
TOTAL JUMLAH POHON: 7700 POHON
UPDATE CLUSTER LAHAN I-GIST YANG DIJUAL PER 25 Maret 2015
Nama Lahan : Saguling
|
|
Stock opname sementara 20.000 pohon
|
|
| Alamat : |
Cipangeran, Kec. Saguling, Bandung Barat
|
| Jumlah Pohon tersisa: |
1.500 pohon
|
Maksimal Pembelian Paket 1/2 Ha (jika ingin memiliki 1 Ha harus membeli 2 paket 1/2 Ha).
Siapa pun Anda yang ingin
menghasilkan uang melalui internet, melejitkan omzet usaha Anda dengan
internet, dan meraih kehidupan terbaik sukses dan mulia, program Green
Property I-GIST dan Edu Green Sukses Mulia adalah pilihan pas untuk Anda
ikuti. Berikut peluang-peluang dahsyat dari program Green Property
I-GIST dan Edu Green Sukses Mulia yang dapat Andai raih.
1. Peluang Memiliki Kavling Tanan SHM
yang harganya murah hanya Rp28.000,-/meter Kenaikan Nilai Property-nya
hingga 69% /tahun dan mudah diperjual-belikan.

2. Siapa Bilang PNS atau Pegawai Tidak Bisa Jadi Miliarder?
Dapatkan strategi memiliki asset 3,7 M dengan memanfaatkan SK Pegawai Anda.
Dapatkan strategi memiliki asset 3,7 M dengan memanfaatkan SK Pegawai Anda.
3. Dapatkan Dana untuk Biaya Pendidikan Anak senilai 620 Juta Rupiah dengan Menanam 100
Pohon
4. Dapatkan Manfaat Hebat bagi Anda Mahasiswa yang ingin SUKSES MULIA SEBELUM WISUDA:- Bagaimana punya bisnis online internasional yang bisa dikelola sambil kuliah tanpa mengganggu kuliah
- Bagaimana menjadikan HP anda menjadi mesin uang otomatis
- GRATIS pembelajaran dan mentoring tahap demi tahap sepanjang tahun
- Mendapat hadiah property sebagai backup bisnis sehingga potensi berhasil lebih tinggi
Bonus : - FREE Pelatihan Internet Marketing
5. Kesempatan Emas Menjual Kavling Property yang Kenaikan Nilai Property-nya hingga 69% /tahun dengan Komisi 20%
Catatan : - Potensi Income Unlimited
- STOK Kavling TERBATAS!!!
Bonus :
- FREE Website penjualan
- FREE Pelatihan Internet Marketing untuk Support Penjualan Secara Online

MARI MERAIH KEHIDUPAN TERBAIK, SUKSES & MULIA
DAFTARKAN DIRI ANDA SEGERA, KESEMPATAN TERBATAS !!

Profil TOP Indonesia
“Mereka yang tampil adalah tokoh-tokoh yang telah memperoleh prestasi emas di Indonesia. Saya ingin menegaskan bahwa kita berada pada jalur yang benar untuk berkembang menjadi Negara yang maju dan modern, serta mandiri secara ekonomi. Dalam kaitan ini kita membutuhkan individu-individu unggul yang mau berada di garda terdepan pembangunan bangsa Indonesia..."
- DR. H.R. Agung Laksono
( Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indonesia )
“....Kepedulian seperti inilah yang sangat diharapkan dalam membantu mewujudkan manusia Indonesia yang kreatif, inovatif, dan produktif serta memiliki daya saing. Sebagai utama membangun bangsa yang mandiri dan sejahtera...”
- DR. Syarifuddin Hasan
(Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI)
“"....Predikat saudara-saudara sebagai profil Buku Mahakarya dan Monumental “PROFIL TOP INDONESIA “ Kisah Perjuangan Pribadi Sukses Menggapai Mimpi, kiranya juga diikuti dengan komitmen menjadi sosok panutan yang dapat diteladani oleh para usahawan, branding, serta meningkatkan nilai jual dari pencapaian kesuksesan Perusahaan dan para pelaku bisnis. Prestasi ini merupakan kebanggan. Untuk itu, sekali lagi saya ucapkan selamat dan pertahankan erus prestasi yang saudara raih. Dan sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada para profil, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua. Amiin..”
- Ir. H. Joko Widodo (Gubernur DKI Jakarta)
Dukungan Menteri Lingkungan Hidup RI terhadap Program GREEN WARRIOR
Dukungan Menteri Lingkungan Hidup
Berikut kutipan testimoni beliau langsung untuk para Pahlawan Penghijauan GREEN WARRIOR :
"Pertama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan untuk saudara-saudara para GREEN WARRIOR, Pahlawan Lingkungan. Terima kasih karena apa yang dilakukan begitu LUAR BIASA!
Dan untuk membuat perubahan itu dimulai dari orang-orang yang mempunyai komitmen untuk melakukan perubahan.Sesuai dengan nama PAHLAWAN LINGKUNGAN, GREEN WARRIOR, saudara-saudara pahlawan dalam melakukan perubahan itu. Apa yang saudara kerjakan ini memang LUAR BIASA, SMALL ACTION, BIG IMPACT untuk semua orang dan banyak sekali dampaknya. Tanam 1 pohon itu nilainya LUAR BIASA, nilai bagi kehidupan manusia, ibarat 1 pohon itu bisa menghidupkan 3 orang manusia. Jadi, kalau 1 pohon ditebang itu ibarat 3 manusia mati. Sehingga saudara melakukan gerakan menanam pohon ini adalah gerakan untuk kehidupan manusia. Planet bumi ini hanya satu tanggung jawab kita untuk menjaga dan memelihara bersama, yaitu bagian dari apa yang saudara-saudara lakukan dan kerjakan."
"Saya bilang tadi SMALL ACTION dan GREAT IMPACT itu bahwa apa yang dikerjakan ini tidak hanya untuk lingkungan, tidak hanya untuk kita menjaga lingkungan, tapi ini untuk kepentingan manusia. Itu dalam kaitan dengan aspek ekonomi, ada nilai tambah ekonominya bagi masyarakat kita dan target manusia yang dipilih di kampung ini juga bagian dari upaya kita untuk bisa membuat keadilan, kesejahteraan bagi masyarakat di kampung-kampung. Selain itu, hal tersebut merupakan bagian dari upaya kita untuk menahan laju urbanisasi, ini penting sekali. Masyarakat merasa tinggal di kota atau di kampung itu sama kalau dia punya penghasilan, yaitu penghasilan yang didapat di kampung tetapi kalau tidak ada dia pasti move ke kota. Sehingga yang dilakukan oleh saudara-saudara ini penting sekali untuk bisa memberi kesempatan itu, ada pekerjaan, ada pendapatan sehingga mereka bisa tinggal di kampungnya.
SAYA MEMBERIKAN SELAMAT UNTUK SAUDARA-SAUDARA, SELAMAT BERJUANG, KITA SAMA-SAMA BERJUANG UNTUK MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP KITA, JUGA UNTUK GENERASI KITA YANG AKAN DATANG, TERIMA KASIH...."
Langganan:
Postingan (Atom)



















